Membunuh dengan halus?



“Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia …” ~I Yohanes 3:15~



Ayat ini sulit diterima oleh akal manusia. Bagaimana mungkin perasaan seseorang bisa membunuh orang lain? Bagaimana emosi yang merupakan jiwa bisa membunuh orang secara jasmaniah?
Namun coba kita pahami secara rohani. Kebencian adalah suatu dosa yang kita sadari. Hal ini memberikan tempat yang sah kepada setan untuk tinggal ke dalam tubuh dan hati kita. Jika anda membenci seseorang maka iblis akan menggunakan tubuh rohani anda untuk menyerang orang yang anda benci.

Serangan semacam ini bisa berupa penyakit-penyakit, kecelakaan, masalah emosi, bahkan kematian secara fisik. Orang yang di benci biasanya tidak tahu dari mana asal-muasal kesukaran itu.

Televisi kita memberi contoh konkret dalam hidup sehari-hari, misal dalam kisah regiligius seorang anak kecelakaan atau terkena penyakit aneh karena durhaka terhadap ibunya. Maka ibunya menjadi sakit hati. Nah, kesempatan inilah yang dicari oleh iblis untuk memanfaatkan tubuh rohani ibu itu untuk menyerang anaknya. Ada orang berkesimpulan b ahwa doa ibu sangat manjur, jangan sampai kamu durhaka, karena kamu akan kualat. Berhati-hatilah dengan kesimpulan salah yang telah mendaging ini.

Teruslah memohon kepada Tuhan supaya terus-menerus membersihkan hati kita dari segala dosa, baik dosa sadar maupun tak sadar.

“Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh.”  ~Mazmur 51:12~

0 Response to "Membunuh dengan halus?"

Posting Komentar