Past, Present, and Future

Pada postingan kali ini, sebenarnya saya ingin sedikit merefleksi apa saja yang sudah saya lakukan di tahun 2012 sekaligus harapan di tahun 2013 nanti. Tapi entah kenapa yang muncul di benak pada akhirnya kata "Past, Present, and Future". Ya sudah, saya jadikan judul saja, hehe... Semoga tidak ada mahasiswa jurusan Bahasa Inggris yang nyasar di postingan ini...:D

Berbicara tentang refleksi, ada banyak sekali yang perlu kita koreksi tentang apa saja yang sudah kita lakukan selama ini. Baik dan buruknya kita dapat tervisualisasi dalam tulisan yang kita tulis sendiri, walaupun itu terkesan subjektif sih. Tapi setidaknya kalau kita niat merubah diri ke arah yang lebih baik, pasti Allah akan membantunya, menunjukkan kekurangan kita baik melalui orang lain maupun pemikiran kita sendiri. Saya termasuk orang yang sangat suka menulis refleksi setiap akhir menuju awal tahun baru. Seru dan mendebarkan, hehe...kata saya sih. Dan karena saat ini saya masih berstatus mahasiswa, yang aktif di beberapa organisasi, punya beberapa usaha yang dikelola sendiri, dan belum berkeluarga, maka yang saya tulis disini pun tidak jauh seputar kehidupan saya. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kawan-kawan yang membacanya.

Baiklah, kita mulai dari organisasi!

Awal tahun 2012 ini saya diamanahi untuk menjadi Ketua Departemen Media dan Informasi di Students Scientific Centre (SSC) FMIPA UNNES, sebuah organisasi keilmiahan tingkat fakultas. Alhamdulillah di SSC ini mendapat "anak-anak" yang potensinya sungguh luar biasa. Bahkan 2 dari 5 anak yang saya "asuh" berhasil menjadi pengurus teraktif dan terfavorit. Jadi ikut merasakan kebahagiaan mereka :) Teman-teman seangkatan yang ada di SSC ini pun sangat luar biasa, salut dengan berbagai torehan prestasi dan kinerja mereka. Tanggal 23 Desember 2012 lalu seluruh pengurus SSC sudah didemisionerkan, tapi di tahun 2013 nanti masih punya sedikit tanggung jawab di SSC karena saya terpilih menjadi MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) dari organisasi ini. *yang care sama adek-adeknya ya, Beh :)

Asosiasi Nasyid Nusantara Wilayah Jawa Tengah, atau yang biasa disingkat ANN Jateng. Di organisasi ini, saya "masih" menjabat sebagai General Manager untuk Bidang Media. Kenapa saya bilang masih, karena sudah lama sebenarnya saya ingin digantikan dari posisi ini. Saya merasa karakter saya lebih ke teknis ketimbang menjadi leader. Terbukti kok, dari pencapaiannya yang stagnan. Ya, semenjak media ANN Jateng saya pegang, masih belum ada perubahan signifikan yang terjadi. Hanya blog yang bisa saya anggap sebagai "prestasi", selebihnya nol besar. Bahkan admin akun Facebook ANN Jateng sebelumnya pun sampai akhirnya mengambil alih kembali media ANN Jateng dari tangan saya. Di tahun 2013 nanti semoga ada banyak ide brilian yang muncul dan tambahan pasukan di media. Karena memang saat ini hanya tinggal satu orang pengurus ANN Jateng yang masih setia mendampingi saya di media. Dan sayangnya dia sama-sama kalemnya dengan saya. *eh saya kalem ga sih?
Butuh orang yang alay, lebay, kamseupay, cetar membahana baday untuk membuat media ANN Jateng kembali bergairah seperti dahulu kala. *ada yang berminat? :)

Memang ketika kita tidak ada feel di sebuah organisasi, untuk melaksanakan tanggung jawab pun pada akhirnya tidak maksimal. Itulah yang terjadi di Syiar Smanda (Silaturahmi Ikatan Alumni Rohis SMA Negeri 2 Semarang), organisasi bentukan dari para alumni Rohis SMA Negeri 2 Semarang. Semenjak tahun 2009 masuk menjadi pengurus Syiar Smanda, selama 4 tahun ini pula lah saya mencoba untuk mencari feel dan tujuan organisasi ini didirikan. Bahkan di periode 2011-2012, saya diamanahi untuk menjadi Ketua Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom). Tapi sampai sekarang pun belum menemukan jawaban dari apa yang saya cari di organisasi ini. Saya berpendapat bahwa sebuah forum alumni seharusnya tidak terlalu mengintervensi kinerja dari para pengurus Rohis yang berkiprah saat ini. Saya hanya membandingkan dimana saat-saat saya dan teman-teman dulu berkiprah menjadi pengurus Rohis, tanpa adanya kontribusi berarti dari Syiar (mungkin ada alumni yang membantu, tapi bukan atas nama Syiar), justru kami merasa bisa berkreasi dengan cara kita sendiri. Berbeda di tahun-tahun berikutnya yang terlalu banyak intervensi dari Syiar. Sehingga pada akhirnya menjadikan pengurus Rohis saat ini cenderung tidak bisa bergerak sesuai dengan feel mereka, ya karena ada terlalu banyak campur tangan dari Syiar. Saya memahami bahwa Rohis harus tetap ada dan berjalan sesuai dengan visi misinya untuk menegakkan kebenaran dan memerangi kebathilan. Untuk itu diperlukan dukungan dan pemantauan dari para alumninya yang sudah lebih berpengalaman. Tapi tidak atas nama Syiar, dengan program-programnya yang seakan-akan mengintervensi adek-adek di Rohis. Saya menginginkan Syiar tetap ada dengan fungsinya sebagai forum berkumpul dan diskusi para alumni, hanya itu, tidak sampai turun ke sekolah untuk mengintervensi. Untuk turun ke sekolah lakukan secara personal, bukan atas nama organisasi. Karena jika ada sebuah organisasi di luar sekolah yang sampai mengintervensi hingga ke dalam, ini bisa membahayakan juga bagi keberangsungan Syiar ke depannya. Saya khawatir akan ada tindak lanjut dari SK DIRJEN DIKTI Nomor 26/DIKTI/Kep/2002 tentang pelarangan organisasi ekstra kampus atau partai politik dalam kehidupan kampus. Semoga periode selanjutnya, di bawah kepemimpinan sahabat saya, Khoirul Adib, Syiar Smanda bisa menjalankan perannya dengan lebih baik dan "lebih rapi" lagi. 

Lalu terkait amanah di kampus, selanjutnya mau kemana ya? Tingkat jurusan sudah, tingkat fakultas sudah, tingkat universitas? Walaupun sudah cukup tua, tapi masih ada keinginan untuk mencari kesibukan di organisasi kampus, hehe...eman-eman saja. Mumpung masih jadi mahasiswa gitu, kalau sudah lulus kuliah kan sudah tidak punya masa lagi untuk beridealis bersama. Tunggu saja apakah ada organisasi yang mau menampung saya :)


Itu untuk organisasi, ya lumayan menyita kesibukan di beberapa waktu tertentu. Tapi untuk tahun 2012 ini memang sedikit terpecahkan konsentrasinya karena mulai fokus untuk bisnis juga. Selanjutnya, bisnis!

Tak terduga, Januari 2012 PKM yang dibuat karena tugas kuliah seorang teman berhasil  lolos didanai oleh Dikti. Akhirnya mau ga mau semakin kecemplung di dunia bisnis. Bisnis kaos dengan konsep desain Matematika, TjahMat Distro. Namun sayang, sampai bulan ke-5 omzetnya tidak begitu besar. Banyak faktor sih, salah satunya karena kurangnya motivasi para penggerak usahanya karena dapat sokongan modal gratis kan dari Dikti. Pertengahan tahun, TjahMat Distro resmi dibubarkan.
"Kalau punya usaha, jangan cuma satu!" Saya lupa itu kata-kata siapa, tapi itulah yang pada akhirnya menjadi prinsip saya dalam berbisnis. Karena pada dasarnya setiap usaha tidak selamanya bagus profitnya, ada kalanya turun. Nah fungsi dari adanya bisnis yang lain untuk membantu bisnis satunya. Ya resikonya memang kalau pas lagi dua-duanya turun akan sangat sulit untuk membuatnya naik lagi. Tapi percaya deh, itu lebih menjamin ketimbang menjalankan hanya satu bisnis. Karena kalau dagangan pas sepi, motivasi turun, bisa-bisa langsung bubar. Jadi selain TjahMat Distro, pada bulan Februari 2012 saya juga membentuk usaha Roesoend (Roemah Stoedio en Desain) bersama teman saya dari Undip yang bernama Irvan. Sempat berjalan beberapa bulan, keuntungan sudah lumayan, tapi dirasa-rasa brandnya ga menjual. Selain itu, fokus usahanya juga kurang jelas, apa hubungannya studio sama desain? Aneh, terkadang juga melayani orderan berupa konveksi. Akhirnya saya pun memutuskan untuk mengganti nama menjadi CloThinkSubhanallah...terima kasih atas nama pemberianmu ini, Ya Allah ^_^ Entahlah, walaupun simpel, tapi saya yakin nama ini sangat menjual. Apalagi dengan brandnya yang sangat unik, Cloth Your Think! Think Your Cloth! Oiya untuk bidang usahanya pun akhirnya diganti, total ke konveksi, baik itu satuan maupun grosir. Menjelang akhir tahun ini, kami berdua memutuskan untuk mengajak satu orang lagi untuk bergabung, Shabrina. Alhamdulillah, keputusan yang tepat, sekarang jaringan menjadi semakin luas. Kalau dulu saya memegang pasar di Unnes, Irvan di Undip, dan sekarang Shabrina sedang proses membentuk brand di IKIP Semarang. Bismillah...sukses! :)

Konveksi memang tidak jauh-jauh dari desain. Desain juga tidak jauh-jauh dari yang namanya percetakan. Karena banyak yang menanyakan, akhirnya diambil lah peluang itu. Taraa...pada bulan November 2012 Digital PrinThink muncul. Awalnya bisnis ini hanya fokus untuk percetakan yang berbahan kertas saja. Tapi lambat laun mulai ada pertanyaan-pertanyaan seputar pin, mug, gantungan kunci, stiker, dan lain-lain. Akhirnya kami pun tergugah untuk melebarkan sayap ke merchandise. Alhamdulillah...akhirnya CloThink punya teman di Think! Corporation :D


Think! Corporation, sebenarnya ini nama yang awalnya saya buat sendiri. Tidak ada sangkut pautnya dengan dua partner (Irvan dan Shabrina) saya yang lain. Tapi karena di CloThink dan Digital PrinThink kita sudah bekerja sama maka mau tidak mau ini menjadi perusahaan milik bersama. Hanya saja, ada cabang lain yang masih saya kelola sendiri, AnyThink Design dan Video EdiThink. Kenapa saya kelola sendiri? Karena memang masih sedikit orderannya, hehe...ga cucok kalau sampai tiga orang yang ngurusi. Tapi alhamdulillah sedikit demi sedikit AnyThink Design dan Video EdiThink sudah mulai punya brand tersendiri di beberapa perusahaan teman. Rumah Flanel Felto contohnya, yang logonya hasil ciptaan AnyThink Design. Dan beberapa desain pamflet, poster, mmt bersifat sosial alias gratis yang memang digunakan sebagai ajang promo. Sedangkan untuk Video EdiThink, sudah mulai menjadi pilihan utama sebagai jasa editing video di Khatulistiwa Tour & Travel. Ayo kuatkan lagi brandnya, Beh!

Tahun 2012 ini juga sempat ada tawaran untuk join di beberapa perusahaan teman. Ember Ijo Konveksi, salah satunya. Ga berat sih, disitu cuma diposisikan sebagai ilustrator dan mengontrol bagian produksi. Tapi saat itu memang lagi fokus membesarkan nama CloThink. Alhasil, tawaran pun ditolak. Berbeda lagi dengan Salam Media yang beberapa bulan lalu mencari designer untuk perusahaannya. Saya sebenarnya sangat tertarik dan sudah menghubungi pihak Salam Media. Mereka pun cukup antusias menanggapinya. Namun sayang, kerja disana harus full time dan tidak memperbolehkan untuk disambi dengan kuliah. Akhirnya kesepakatan pun tidak dilanjutkan.

    Alhamdulillah, untuk bisnis tahun ini sangat menunjukkan kemajuan. Target untuk bisa mandiri di tahun 2012 tercapai. Terima kasih, Ya Rabb :)
    Organisasi dan bisnis sudah, eh lalu bagaimana dengan kuliah saya?

    Alhamdulillah indeks prestasi di semester VI bisa menaikkan IPK. Walaupun sebenarnya (sangat) bisa lebih baik lagi sih. Kurang belajar tuh, Beh...
    Untuk semester VII, PPL dan KKN berjalan lancar, tak begitu banyak hambatan. Banyak ilmu yang diperoleh dari dua mata kuliah ini. PPL memunculkan persepsi baru bahwa menjadi guru itu gampang, tapi untuk menjadi guru (baca: pendidik) yang baik dan benar itu amat sangat sulit!
    Tahun 2013 nanti akan masuk semester VIII, hmm...sudah tua juga ya. Masih ada 1 mata kuliah (pilihan) yang harus diambil ditambah dengan skripsi. Ayo segera kumpulkan mood untuk bikin skripsi, lulus Oktober 2013! Yee...\^_^/

    Hehe...ga banyak ya evaluasinya untuk kuliah. Karena memang sudah ga begitu fokus sih. Tapi tetap kejar target supaya bisa lulus Oktober 2013. Bismillah...

    Pesan saya untuk para pembaca, segera tentukan target-targetmu di tahun 2013 nanti. Tulis di buku agenda yang sering kamu bawa kemana-mana atau tempel di tembok kamarmu. Bukan hanya itu saja, tapi buat langkah-langkah untuk mencapainya. Ibarat kamu ingin makan gajah, kan tidak semuanya langsung kamu makan? Potong bagian tubuh gajah menjadi kecil-kecil baru kamu makan sedikit demi sedikit. Jika tidak habis hari ini, simpan ke kulkas, besok lanjutkan lagi. Begitu pula untuk mimpi-mimpimu, bagi itu menjadi bagian yang kecil sehingga lebih mudah untuk kamu realisasikan. Misalnya nih, kamu ingin bulan Januari 2013 nanti hafal surat Al-Insaan (76: 1-31). Kan ada 31 ayat tuh di surat Al-Insaan? Pas banget dengan bulan Januari yang ada 31 hari. *emang sengaja cari yang pas :D Nah, berarti setiap hari kamu cukup hafalin satu ayat dari surat Al-Insaan, mudah kan?
    *mudah teorinya, tapi prakteknya WOW banget...

    Hehe...ayo semangat menghafal Al-Qur'an! ^_^


    Nah, kurang lebih seperti itulah refleksi dan harapan saya di tahun 2012 ini dan tahun 2013 nanti. Ini belum semua lho, masih ada beberapa hal yang bukan untuk konsumsi publik, hehe...sorry, that is my privacy. Oke, saling mendoakan ya kawan, supaya kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tahun 2013. Aamiin...



    0 Response to "Past, Present, and Future"

    Posting Komentar